Tafsir Alfalaq

TAFSIR HAMKA AL_AZHAR
Al Falaq 1 – 5

“Katakanlah” – wahai Utusan-Ku – “Aku
berlindung dengan Tuhan dari cuaca
Subuh.” (ayat 1).

Tuhan Allah adalah tempat
berlindung. Nabi SAW dan kita semuanya
diperintahkan Tuhan agar berlindung dengan
Allah. Setengah kekuasaan Allah itu ialah bahwa
Dia menciptakan dan membuat suasana cuaca
Subuh. Dalam ayat ini Al-Falaq yang tertulis di
ujung ayat kita artikan cuaca Subuh, yaitu ketika
perpisahan di antara gelap malam dengan mulai
terbit fajar hari akan siang. Dengan hikmat
tertinggi Tuhan mewahyukan kepada Rasul-Nya
akan kepentingan saat pergantian hari dari
malam kepada siang itu. Waktu sebagai modal
hidup sehari semalam 24 jam lamanya. Kita
disuruh melindungkan diri, memohon perlindungan
dan pernaungan kepada Tuhan yang menguasai
cuaca Subuh itu. Berlindung kepada Tuhan agar terlepas dari segala bahaya yang ada di hadapan kita, yang kita sendiri tida tahu.

Al-Falaq ada juga diartikan dengan peralihan.

Peralihan dari malam ke siang, peralihan dari
tanah yang telah sangat kering karena kemarau,
lalu turun hujan, maka hiduplah kembali tumbuh-
tumbuhan. Peralihan dari biji kering terlempar ke
atas tanah, lalu timbul uratnya dan dia memulai
hidup. Maka berlindunglah kita kepada Tuhan,
dalam sebutan-Nya sebagai RABB, yang berarti
mengatur, mendidik dan memelihara; supaya
berkenanlah kiranya Tuhan memperlindungi kita,
dari kemungkinan-kemungkinan bahaya yang
terkandung pada pergantian siang dan malam
atau peralihan musim.

“Dari kejahatan apa-apa yang telah Dia
jadikan.” (ayat 2).

Semua makhluk ini Allahlah
yang menciptakannya; baik langit dengan segala
matahari, bulan dan bintang gemintangnya,
sampai kepada awan-awan berarak. Atau bumi
dengan segala isi penghuninya, lautnya dan
daratnya, bukitnya dan lurahnya. Semuanya
adalah ciptaan Tuhan, sedang kita manusia ini
hanyalah satu makhluk kecilsaja yang terselat di
dalamnya. Dan segala yang telah dijadikan Allah
itu bisa saja membahayakan bagi manusia,
meskipun sepintas lalu kelihatan tidak apa-apa.
Hujan yang lebat bisa menjadi banjir dan kita
ditimpa celaka kejahatan banjir, hanyut dan
tenggelam. Panas yang terik bisa menjelma
menjadi kebakaran besar, dan kita bisa saja turut
hangus terbakar.
Gunung yang tinggi yang sepintas lalu menjadi
perhiasan alam keliling dan penangkis angin dan
ribut, bisa runtuh dan longsor, kita pun mati
terhimpit dalam timbunan tanah.

Lautan yang luas dapat kita layari. Tetapi kapal
yang kita tumpang bisa saja dihantam badai,
tiang patah, atau tersandung kepada gunung
salju, kapal pun tenggelam, kita pun mati.

Naik kapal udara adalah alat perhubungan yang
paling cepat di zaman modern ini. Bisa saja awan
sangat tebal sehingga tidak dapat ditembus
penglihatan, sehingga tiba-tiba kapal terbang
terbentur kepada gunung, dia pun hancur dan kita
pun turut hancur di dalamnya. Atau sangat keras
badai di laut sehingga kapal udara itu tidak dapat
mengatasinya, dia pun tenggelam dan kita pun
turut tenggelam ke dalam perut lautan.

Bermain-main di bawah pohon kayu besar. Tiba-
tiba angin puyuh datang berhembus, pohon itu
naik tumbang, kita mati dihimpitnya. Naik kereta
api yang tergelincir relnya, sehingga jatuh dan
hancur. Naik mobil yang tiba-tiba tidak
terkendalikan, sehingga masuk ke dalam lurah.
Sedang kita enak-enak berjalan di jalan raya,
tiba-tiba ada orang mengamuk, mana yang
bertemu ditikamnya, kita pun kena. Kompor
minyak sedang orang perempuan bertanak di
dapur, tiba-tiba meletus.

Perempuan yang tengah
beranak itu dikeluyut mintak tanah terbakar dan
mati. Orang sedang naik sepeda kencang, tiba-
tiba terbentur ke batu besar, terlempar badannya,
kena tonggak kawat, pecah kepalanya dan mati.

Maka semua yang dijadikan Allah itu mungkin
saja ada bahayanya, yang tidak kita sangka:

Januari 1973 meletus gunung di Iceland dengan
tiba-tiba padahal menurut penyelidikan ahli-ahli
sudah 7000 tahun gunung itu tidak berapi lagi.

Kita manusia ini hanya satu makhluk kecil saja
hidup di antara makhluk Allah yang lebih besar
dan lebih dahsyat.
Sepaku kecil yang terlepas daripada terompah
orang di jalan raya. Apalah arti
nya sepaku kecil
itu. Tiba-tiba terpijak di kaki seorang yang
sedang berjalan kaki, karena kebetulan dia tidak
memakai alas kaki. Sepaku itu berkarat dan
karatnya itu berbisa. Dia terpijak oleh telapak
kaki, lalu pada luka kecil itu timbul infeksi
keracunan darah. Tidak lama kemudian matilah
orang yang kena infeksi itu setelah paku kecil
yang bercampak di tengah jalan yang tidak berarti
itu.
Sebab itu maka dapatlah dikatakan bahwa di
mana-mana ada bahaya.

Kita tidak boleh lupa hal
ini. Tuhan Allah sebagai Pencipta seluruh alam
Maha Kuasa pula menyelipkan bahaya pada
barang-barang atau sesuatu yang kita pandang
remeh. Oleh sebab itu di dalam ayat ini kita
disuruh memperlindungkan diri kepada Tuhan
dalam namanya sebagai RABB, penjaga,
pemelihara, pendidik dan pengasuh, agar
diselamatkanlah kiranya kita daripada segala
bahaya yang mungkin ada saja di seluruh Alam
Yang Tuhan Ciptakan.

“Dan dari kejahatan malam
apabila dia telah kelam.” (ayat 3).

Apabila
matahari telah terbenam dan malam telah datang
menggantikan siang, bertambah lama bertambah
tersuruklah matahari itu ke sebalik bumi dan
bertambah kelamlah malam. Kelamnya malam
merobah sama sekali suasana. Di rimba-rimba
belukar yang lebat, di padang-padang dan gurun
pasir timbullah kesepian dan keseraman
mencekam. Maka dalam malam hari itu berbagai
ragamlah bahaya dapat terjadi. Binatang-binata
ng berbisa seperti ular, kala dan lipan, keluarlah
gentayangan di malam hari. Kita tidur dengan
enak, siapa yang memelihara kita dari bahaya
tengah kita tidur itu kalau bukan Tuhan.
Dan orang pemaling pun keluar dalam malam
hari, sedang orang enak tidur. Kadang-kadang
demikian enaknya tidur, sehingga segala barang-
barang berharga yang ada dalam rumah diangkat
dan diangkut pencuri kita samasekali tidak tahu.

Setelah bangun pagi baru kita tercongong melihat
barang-barang yang penting, milik-milik kita yang berharga telah licin tandas dibawa maling.

Dalam kehidupan modern dalam kota yang besar-
besar lebih dahsyat lagi bahaya malam. Orang
yang tenggelam dalam lautan hawa nafsu, yang
tidak lagi menuntut kesucian hidup, pada malam
hari itulah dia keluar dari rumah ke tempat-
tempat maksiat. Di malam harilah harta-benda
dimusnahkan di meja judi atau dalam pelukan
perempuan jahat. Di malam hari suami
mengkhianati isterinya. Di malam harilah gadis-
gadis remaja yang hidup bebas dirusakkan
perawannya, dihancurkan hari depannya oleh
manusia-manusia yang tidak pula mengingat lagi
hari depannya sendiri.
Sebab itu maka di segala zaman disuruhlah kita
berlindung kepada Allah sebagai Rabb dari
bahaya kejahatan malam apabila dia telah kelam.

“Dan dari kejahatan wanita-wanita peniup pada
buhul-buhul.” (ayat 4).
Yang dimaksud di sini
ialah bahaya dan kejahatan mantra-mantra sang dukun. Segala macam mantra atau sihir yang
digunakan untuk mencelakakan orang lain.
Ada satu perbuatan yang disebut TUJU! Dalam
pemakaian kata secara umum, kata tuju berarti
titik akhir yang dituju dalam perjalanan. Yang
boleh dikatakan juga dalam bahasa Arab
maqshud. Apa yang dituju, dengan apa yang
dimaksud adalah sama artinya.

Tetapi di dalam Ilmu Sihir dan mantra dukun-
dukun, TUJU itu mempunyai arti yang lain. Yaitu
menujukan ingatan, fikiran dan segala kekuatan
kepada orang tertentu, menujukan kekuatan batin
terhadap orang itu, dengan maksud jahat
kepadanya, sehingga walaupun berjarak yang jauh
sekali, akan berbekas juga kepada diri orang itu.

Dengan adanya ayat ini nyatalah bahwa Al-
Qur’an mengakui adanya hal-hal yang demikian.
Jiwa manusia mempunyai kekuatan batin
tersendiri di luar dari kekuatan jasmaninya.

Kekuatan yang demikian bisa saja digunakan
untuk maksud yang buruk. Di dalam bahasa
Minangkabau kata-kata TUJU itu terdapat
sebagai bahagian dari sihir. Ada TUJU gelang-
gelang, yaitu dengan membulatkan ingatan jahat
kepada orang yang dituju, orang itu dapat saja
sakit perut. Gelang-gelang atau cacing yang
dalam perut orang itu bisa membangkitkan
penyakit yang membawa sengsara, bahkan
membawa maut bagi yang dituju! Gelang-gelang
Si Raya Besar, atau gelang-gelang si Ma-u-wek!

Selain dari itu ada Tuju
yang bernama gayung,
ada yang bernama tinggam, ada yang bernama
gasing. Dalam bahasa Jawa begitu pula rupanya
yang dimaksud dengan kata-kata “nuju wong”,
yang arti harfiahnya menuju orang, maksudnya
ialah menyihir orang.

Di dalam ayat 4 Surat Al-Falaq ini kita berlindung
daripada kejahatan wanita-wanita peniup pada
buhul-buhul. Karena di zaman dahulu tukang
mantra yang memantrakan dan meniup-niupkan
itu kebanyakan ialah perempuan! Di Eropa pun
tukang-tukang sihir yang dibenci itu
diperlambangkan dengan perempuan-perempuan
tua yang telah ompong giginya dan mukanya
seram menakutkan. Di hadapannya terjerang
sebuah periuk yang selalu dihidupkan api di
bawahnya dan isinya macam-macam ramuan.
Di antara ramuan itu ialah anak kecil hasil
perzinaan yang baru lahir!
Maka dalam ayat ini disebutkan bahwa
perempuan tukang sihir itu meniup atau
menghembus-hembus barang ramuan yang dia
bungkus, dan bungkusan itu mereka ikat dengan
tali yang dibuhulkan.
Isinya ialah barang-barang yang kotor atau
barang yang mengandung arti untuk TUJU tadi.

Misalnya didapati di dalamnya jarum 7 buah,
jarum itu guna menusuk-nusuk perasaan orang
yang dituju, sehingga selalu merasa sakit. Ada
juga cabikan kain kafan, atau tanah pada
perkuburan yang paling baru. Ada juga batu nisan
(mejan). Pendeknya barang-barang ganjil yang
mengandung kepercayaan sihir (magis) dengan
maksud menganiaya.

Memang, jiwa manusia ini bisa saja dibawa
kepada perbuatan yang buruk. Maka kalau jiwa
orang yang kena tuju itu lemah, tidak ada
pegangan dan tidak ada perlindungkan sejati
terhadap Allah, dia bisa saja tewas karena
mantra dukun tukang tiup tersebut. Maka dalam
ayat ini seorang yang telah kokoh
kepercayaannya kepada Allah, merasa yakin
bahwa tuju jahat tukang sihir atau dukun jahat
itu tidak akan mempan terhadap dirinya.
Tuhan berfirman di dalam Al-Qur’an dengan
tegas:

“Dan lemparkanlah apa yang dalam tanganmu itu,
niscaya akan ditelannya apa-apa yang mereka
bikin-bikin itu. Karena sesungguhnya apa yang
mereka bikin itu hanyalah tipu daya tukang sihir.
Dan tidaklah akan menang tukang sihir, biarpun
dari mana mereka datang.”
Thaahaa : 69

Dan di dalam Surat Al-Baqarah (Surat 2 ayat
102). Diterangkan bahwa Harut dan Marut di
negeri Babil mengajarkan sihir, terutama sihir cara
bagaimana menimbulkan kebencian di antara dua
orang suami isteri, sehingga berkelahi atau
bercerai. Dalam ayat ini terbayang bahwa maksud
sihir demikian bisa saja berhasil. Tetapi di tengah
ayat itu tertulis:

“Dan ahli sihir itu sekali-kali tidaklah akan
memberi mudharat, (sekali-kali tidaklah akan
membahayakan) dengan sihirnya itu kepada
seseorang pun kecuali dengan izin Allah.”

Oleh sebab itu maka dianjurkanlah kita di dalam
ayat ini memperlindungkan diri kepada Allah,
Tuhan Yang Maha Kuasa yang menjadikan dan
mentakdirkan segala sesuatu agar kita terpelihara
daripada hembusan tukang sihir, laki-laki ataupun
perempuan dengan buhul-buhul ramuan sihir itu.
Sebab bila kita berlindung kepada Allah, tiada
suatu pun alam ini, sebab dia perbuatan Allah,
yang akan memberi bekas atas diri kita.

“Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila
dia melakukan kedengkian.” (ayat 5).

Pada hakikatnya dengki itu adalah satu penyakit
yang menimpa jiwa orang yang dengki itu. Dalam
bahasa Baratnya dikatakan bahwa orang yang
dengki itu adalah abnormal, atau kurang beres
jiwanya. Sakit hatinya melihat nikmat yang
dianugerahkan Allah kepada seseorang padahal
dia sendiri tidaklah dirugikan oleh pemberian
Allah itu.
Oleh karena dengki adalah semacam penyakit,
atau kehilangan kewarasan fikiran, maka bisa
saja si dengki itu bertindak yang tidak-tidak
kepada orang yang didengkinya. Misalnya
difitnahkannya. Dikatakannya mencuri padahal
tidak mencuri.
Dikatakannya memusuhi
pemerintah, padahal tidak memusuhi pemerintah,
sehingga lantaran pengaduannya orang yang
didengkinya itu ditangkap dan dimasukkan ke
dalam penjara, ditahan bertahun-tahun dengan
tidak ada pemeriksaan sama sekali. Atau
dituduhnya seorang perempuan baik-baik
berkhianat kepada suaminya. Atau dibuatnya apa
yang kita namai Surat Kaleng!

“Hasad atau dengki dosa
kepada Allah yang mula
dibuat di langit, dan dengki juga dosa yang mula-
mula dibuat orang di bumi. Dosa di langit ialah
dengki iblis kepada Adam. Dosa di bumi ialah
dengki Qabil kepada Habil.”

Berkata Hakim (ahli hikmat): “Orang yang dengki
memusuhi Allah pada lima perkara:

(1) Bencinya
kepada Allah mengapa memberikan nikmat
kepada orang lain,

(2) Sakit hatinya melihat
pembahagian yang dibahagikan Tuhan, –
“Seakan-akan dia berkata: “Mengapa dibagi
begitu?”

(3) Dia menantang Allah, karena Allah
memberi kepada siapa yang Dia kehendaki,

(4)
Dia ingin sekali supaya nikmat yang telah
diberikan Allah kepada seseorang, agar dicabut
Tuhan kembali,

(5) Dia bersekongkol dengan
musuh Tuhan dan musuhnya sendiri, yaitu Iblis.”

Ahli hikmat yang lain menulis pula: “Tidak ada
yang akan didapat oleh orang yang dengki itu di
dalam suatu majlis selain dari sesal dan jengkel,
dan tidak ada yang akan didapatnya dari Malaikat
selain dari kutuk dan kebencian, dan tidak ada
yang akan didapatinya di akhirat kelak selain dari
dukacita dan terbakat, dan tidak ada yang akan
didapatnya dari Allah selain dari dijauhkan dan
dibenci.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

5 sebelum 5

Ingatlah Yg 5 sebelum datang yg 5:

*Kaya sebelum Miskin
*Sehat sebelum Sakit
*Muda sebelum Tua
*Lapang sebelum Sempit
*Hidup sebelum Mati

JADI JANGANLAH KITA BANGGA!!!
Jangan bangga dengan handphone mahal /
canggih,karena alat komunikasi yang akan
menyelamatkan kita adalah DOA.

Jangan bangga dengan rumah mewah,karena
rumah terakhir kita adalah KUBUR.
Jangan bangga dengan Pangkat/Gelar/
Kedudukan,karena pangkat kita yang terakhir
adalah ALMARHUM.

Jangan bangga dengan wajah yang cantik/
ganteng,kerana wajah kita yang terakhir adalah
TENGKORAK.

Jangan bangga dengan pakaian yang mewah
karena pakaian yang terakhir adalah kain KAFAN.

Jangan bangga dengan Kendaraan kita yang
mewah,karena kendaraan terakhir kita adalah
KERANDA JENAZAH.

Jangan Sombong dengan Tempat tidur yang
empuk,karena tempat tidur kita yang terakhir
adalah LIANG LAHAT.
Yaa ALLAH,.

Ampunilah dosa-dosa kami,berilah kami
kemampuan untuk beribadah kepada-Mu dan
berilah kami kemampuan untuk menghindari
kemaksiatan.

Yaa ALLAH,.
Haramkan lah api neraka atas jasad kami, jasad
kedua orang tua kami dan jasad setiap orang yang
membaca ini Aamiin..

Posted in Uncategorized | Leave a comment

4 Masalah dan solusinya

Taushiyah Pagi :)

Empat Masalah dan Solusinya

أربعة مشاكل و حلولها

1- Jika anda diuji dengan syahwat dan hawa nafsu,
periksalah sholat anda

“Maka datang sesudah mereka suatu keturunan yang mereka telah melalaikan sholat dan memperturutkan syahwat hawa nafsunya” (QS. Maryam: 59)

إذا ابتُليت بالشهوات فراجع حفاظك على الصلوات

{فَخَلَفَ مِن بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ}

2- Jika anda merasa keras hati, berperangai akhlak buruk, sengsara dan tidak ada kemudahan,
Periksalah hubunganmu dengan ibumu dan baktimu kepadanya.

“Dan (Dia jadikan aku) berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka” (QS. Maryam: 32)

إذا أحسست بالقسوة وسوء الخلق والشقاء وعدم التوفيق
فراجع علاقتك وبرك بأمك

{وَبَرًّا بِوَالِدَتِي وَلَمْ يَجْعَلْنِي جَبَّارًا شَقِيًّا}

3- Jika anda merasa depresi, tertekan dan kesempitan dalam hidup,
Periksalah interaksimu dengan Al-Qur’an.

“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku (Al-Qur’an- berdzikir), maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit” (QS. Thaha: 124)

إذا شعرت بالإكتئاب والضيق والضنك في العيش
فراجع علاقتك بالقرآن

{وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنكًا}

4- Jika anda merasa kurang tegar dan teguh di atas kebenaran dan gangguan kegelisahan,
Maka periksalah bagaimana pelaksanaanmu terhadap nasehat dan mauizhah yang engkau dengar.

“Sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih meneguhkan (iman mereka)” (QS. Annisa: 66)

إذا أحسست بعدم الثبات على الحق والإضطراب
فراجع تنفيذك وفعلك لما تسمعه من المواعظ

{وَلَوْ أَنَّهُمْ فَعَلُواْ مَا يُوعَظُونَ بِهِ لَكَانَ خَيْراً لَّهُمْ  تَثْبِيتاً }

Tetap Semangat.:)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Belle Vie TF

4Life Transfer Factor Belle Vie has specific support for WOMEN. It contains Transfer Factor E-XF ™, along with selected herbs: antioxidant, phytoestrogens, indoles, and Calcium d-Glucarate, to

* WOMEN’S CANCER STAGE 1-4
* Fibroids, lipoma, Nasalpolyp
* Ovarian cyst, Menoupause
* Internal Beauty Care
* Infertility (Difficult Pregnancy)
* Anti Cancer Specialized Women
* Caring for Women’s Health Confidential Tools
* Protect Breast Cancer
* No Menstrual Pain & Launches
* Improve the Level of Women’s Health.
* The Body detoxificationbellevie Transfer-Factor-Belle-Vie

•Apa itu 4Life Transfer Factor Belle Vie ?

4Life Transfer Factor Belle Vie adalah produk Transfer Factor Targeted yang diperkaya dengan campuran khusus untuk mendukung keseimbangan hormon dan fungsi sistem kekebalan tubuh sehat. Campuran khusus yang mengandung Fitoestrogen dan antioksidan ini membantu mendukung kesehatan system endokrin dan sel-sel sehat.

•Tahukah Anda?
•Esterogen adalah hormon yang terdapat dalam tubuh wanita.
•Dalam tumbuhan Kudzu, Flaxseed, dan Red Clover, kita dapat menemukan kandungan Fitoestrogen, yang memiliki cara kerja serupa dengan cara kerja Estrogen.
•Manfaat baik Fitoestrogen sendiri adalah untuk menjaga keseimbangan hormon sehat dalam tubuh wanita.
•Kenapa saya harus mengonsumsi Belle Vie?
•Dipercaya campuran unik Fitoestrogen dari sumber tanaman alami seperti tumbuhan Kudzu, Flaxseed, dan Red Clover untuk membantu mendukung keseimbangan hormon sehat.
•Memberikan dukungan antioksidan yang berasal dari teh hijau serta ekstrak biji anggur serta manfaat baik dari kalsium d-glucarat.
•Mengandung molekul Transfer Factor yang berfungsi memberikan kesigapan sel-sel pertahanan tubuh untuk mengenali dan merespon faktor-faktor yang mungkin mengancam kesehatan.
•Transfer Factor dilindungi oleh hak paten dalam hal proses kombinasi kolostrum susu sapi dengan ekstrak kuning telur ayam.
•Transfer Factor Belle Vie dilengkapi dengan teknologi Transfer Factor Targeted yang berkonsentrasi pada penyeimbangan sistem hormon wanita.
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Harga Transfer Factor

wpid-4life+bukan+herbal.jpeg.jpeg tf

•Transfer Factor Tri-Factor Formula memiliki kandungan utama Konsentrat 4Life Transfer Factor Tri Factor Formula sebanyak 300mg dan Ekstrak NanoFactor yang dihasilkan melalui metode filtrasi eksklusif.
•Satu butir TF (300mg) mampu mengenali lebih dari 200.000 jenis kuman, virus parasit, bakteri, dan sebagainya.
•Campuran khusus yang mengandung Fitoestrogen dan antioksidan ini membantu mendukung kesehatan sistem endokrin dan sel-sel sehat.
•TF Tri-Factor Formula dapat digunakan untuk penyakit yang disebabkan karena over-active immune cells (Auto Immune dan Alergi), seperti : ADD, ADHD, Angkylosing Spondilitis, Asma, Alergi, Asam Urat, Epilepsi, Lupus, Rheumatik, Rheumatoid Arthritis, Psoriasis, Multiple Sclerosis, Ginjal bermasalah, Autisme, Anemia, Insomnia, Parkinson, Alzheimer, Endometriosis, Diabetes Tipe 1, GBS, Sinusitis karena Alergi, Leukimia, Eksim, Talasemia, Myasthenia Gravis, Osteomilitis, Down Syndrome, Cerebral Palsy, ITP, Penyakit Jantung Bawaan, Kelainan Kromosom, dan lain-lain.
•PERINGATAN : TRANSFER FACTOR TIDAK DAPAT DIKONSUMSI OLEH ORANG YANG PERNAH MELAKUKAN TRANSPLANTASI ORGAN
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Bermanfaatkah ayat

Bermanfaatkah Ayat dan Hadits Bagiku?

Alloh ta’ala berfirman (yang artinya), “Akan bisa
mengambil pelajaran itu orang yang merasa takut -
kepada Allah-.”
(QS. al-A’la:10)

Alloh ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya
orang-orang yang beriman dan beramal sholih itu
maka Rabb mereka akan memberikan petunjuk
kepada mereka dengan sebab keimanan mereka.”(QS.
Yunus: 9)

Alloh ta’ala berfirman (yang artinya), “Sungguh telah
datang dari Alloh kepada kalian cahaya dan kitab yang
jelas, dengan sebab itulah Alloh memberikan petunjuk
kepada orang-orang yang mengikuti keridloan-Nya
demi
meniti jalan-jalan keselamatan, Alloh mengentaskan
mereka dari kegelapan- kegelapan menuju cahaya
dengan izin-
Nya, dan Allah tunjuki mereka menuju jalan yang
lurus.”
(QS. al-Ma’idah: 15-16)

Alloh ta’ala berfirman (yang artinya), “Allah akan
menambahkan petunjuk kepada orang-orang yang
menjalankan petunjuk itu.” (QS. Maryam: 76)

Alloh ta’ala berfirman (yang
artinya), “Sesungguhnya hal itu menjadi bukti yang
jelas bagi orang yang merasa
takut kepada azab akhirat.” (QS. Hud: 103)

Alloh ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya
hal itu menjadi bukti yang jelas bagi setiap orang yang
penyabar dan pandai bersyukur.”
(QS. asy-Syura: 33)

Ibnul Qoyyim rohimahulloh berkata:
“Sesungguhnya sabar dan syukur menjadi sebab
seorang hamba untuk bisa memetik pelajaran dari
ayat-ayat yang disampaikan. Hal itu dikarenakan
sabar dan syukur merupakan pondasi keimanan.
Separuh iman itu adalah sabar, separuhnya lagi
adalah syukur. Kekuatan iman seorang hamba sangat
bergantung pada sabar dan
syukur yang tertanam di dalam dirinya.

Sementara,
ayat-ayat Alloh hanya akan
bermanfaat bagi orang-orang yang beriman kepada
Alloh dan meyakini ayat-ayat-Nya. Imannya itu pun
tidak akan
sempurna tanpa sabar dan syukur. Pokok syukur itu
adalah tauhid. Adapun pokok kesabaran adalah
meninggalkan bujukan
hawa nafsu. Apabila seseorang mempersekutukan
Alloh dan lebih memperturutkan hawa nafsunya, itu
artinya dia belum menjadi hamba yang penyabar dan
pandai bersyukur. Oleh sebab itulah ayat- ayat yang
ada menjadi tidak bermanfaat baginya dan tidak akan
menumbuhkan keimanan pada dirinya
sama sekali.
(lihat adh-Dhau’ al-Munir ‘ala
at-Tafsir 1/145)

Sahabatku, mungkin sudah ratusan ayat dan hadits
yang pernah kita dengar… Akan tetapi seringkali
seolah ayat dan hadits itu tidak menyisakan bekas
apa-apa di dalam hati dan perilaku kita.

Ada apa sesungguhnya? Apakah ayat dan hadits itu
yang keliru sehingga tidak
mempengaruhi diri kita? Tentu saja tidak… Sebab
ternyata hal itu justru terjadi karena kesalahan diri kita
sendiri. Mungkin selama ini kita tidak ikhlas, tidak
tulus dalam mengabdi kepada- Nya, dan lebih
mengutamakan keinginan hawa nafsu dan perasaan
kita di atas ketetapan dan ketaatan kepada-Nya.

Sehingga tidaklah mengherankan jika peringatan,
ancaman, anjuran ataupun kisah- kisah yang
dibawakan di dalam ayat ataupun hadits itu tidak
memberikan bekas sama sekali ke dalam jiwa. Ya,
banyak ajaran tauhid yang belum kita amalkan.

Banyak rambu kesabaran yang kita abaikan. Marilah
kita memohon kepada Alloh untuk menganugerahkan
kepada kita kesabaran dan syukur kepada- Nya.
Sesungguhnya Allah Maha Kuasa untuk
memberikannya.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Sakit

15 Hikmah Sakit

1. Sakit itu dzikrullah
Mereka yang menderitanya akan lebih sering dan syahdu menyebut Asma ALLAH di banding ketika dalam sehatnya.

2. Sakit itu istighfar
Dosa-dosa akan mudah teringat, jika datang sakit,sehingga lisan terbimbing untuk mohon ampun.

3. Sakit itu tauhid
Bukankah saat sedang hebat rasa sakit,kalimat thoyyibat yang akan terus digetar?

4. Sakit itu muhasabah
Dia yang sakit akan punya lebih banyak waktu untuk merenungi diri dalam sepi,menghitung-hitung bekal kembali.

5. Sakit itu jihad
Dia yang sakit tak boleh menyerah kalah,di wajibkan terus berikhtiar,berjuang demi kesembuhannya.

6. Bahkan Sakit itu ilmu
Bukankah ketika sakit,dia akan memeriksa,berkonsultasi dan pada akhirnya merawat diri untuk berikutnya ada ilmu untuk tidak mudah kena sakit.

7. Sakit itu nasihat
Yang sakit mengingatkan si sehat untuk jaga diri,yang sehat hibur si sakit agar mau bersabar,ALLAH cinta dan sayang keduanya.

8. Sakit itu silaturrahim
Saat jenguk, bukankah keluarga yang jarang datang akhirnya datang membesuk,penuh senyum dan rindu mesra? Karena itu pula sakit adalah perekat ukhuwah.

9. Sakit itu gugur dosa
Barang haram tercelup di tubuh dilarutkan di dunia, anggota badan yang sakit dinyerikan dan
di cuci-Nya.

10. Sakit itu mustajab doa
Imam As-Suyuthi keliling kota mencari orang sakit lalu minta didoakan oleh yang sakit.

11. Sakit itu salah satu keadaan yang menyulitkan syaitan,di ajak maksiat tak mampu tak mau,dosa lalu malah disesali kemudian diampuni.

12. Sakit itu membuat sedikit tertawa dan banyak menangis,satu sikap keinsyafan yang disukai Nabi dan para makhluk langit.

13. Sakit meningkatkan kualitas ibadah,rukuk-sujud lebih khusyuk,tasbih-istighfar lebih sering,tahiyyat-doa jadi lebih lama.

14. Sakit itu memperbaiki akhlak,kesombongan terkikis,sifat tamak di paksatunduk,pribadi dibiasakan santun,lembut dan tawadhu.

15. Dan pada akhirnya sakit membawa kita untuk selalu ingat mati,mengingat mati dan bersiap amal untuk menyambutnya,adalah pendongkrak derajat ketaqwaan.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ayat Syifa

Info bagi yg sakit :

Surah surah syifa (penyembuh)

1. surat at taubah 14,
2. surat yunus 57,
3. surat an nahl 69,
4. surat al isra 82,
5. surat al mu’minun 115-118,
6. surat fushilat 44,
7. surat al hasr 21-24

dibaca terus setelah selesai sholat yaa ketika sakit, waktu membaca nya pegang yg sakitnya..insyaAllah dengan izin Allah sembuh :) ..

Aamiin ya Allah.

“Dan kami menurunkan Al Qur’an sebagai penawar dan Rahmat untuk orang-orang yang
mu’min.”
(QS. Al Isra/17: 82)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Dilema Bangsa Jin

DILEMA BANGSA JIN .

Kuntilanak duduk lesu di atas sebuah batu di bawah
pohon bambu. Tatapannya nanar memandang jauh ke
depan sambil sesekali menghela nafas. Tak lama
kemudian pocong lewat sambil loncat-loncat.

“Eh ada Neng Kunti….” Sapa pocong dengan nada
genit.

“Eh Bang Ocong…” sahut Kunti lesu.

“Neng Kunti ngapain di sini? Kok kelihatannya sedih
sekali? Apa ada yang bisa saya ban…ting?” tanya
pocong sambil duduk di samping kunti dengan nafas
terengah-engah.

“Bang Ocong sendiri kok kelihatannya cape sekali?”

“Emang kamu pikir aku ga cape loncat-loncat kayak
gini kesana kemari?” keluh Pocong.

“Hiiiihihihihihi! Hiiihihihihihi!!” Kunti tertawa geli.

“Aiiih…merdunya tawa Neng Kunti, aku sukaaa sekali…”
rayu Pocong.

Mendadak tawa Kunti terhenti, wajahnya langsung
cemberut.

“Bang Ocong jangan boong deh! Aku ga suka dirayu
kayak gitu!” kata Kunti ketus.

“Loh, memangnya kenapa Neng Kunti? Aku ga bohong
kok, selain tawamu merdu, di mataku kau tampak
cuantiiiiik sekali!!”

“Cuih gombal! Jangan maksa deh Bang! Kalo aku
memang cantik, terus kenapa cowok-cowok bangsa
manusia pada lari kalo lihat aku? Itu yang aku pikirin
dari dulu Bang, makanya aku sedih! Hatiku hancur
berkeping-keping bagaikan emping dimakan kucing!!”
kata Kunti kesal.

“Oooh…itu toh masalahnya,” Pocong manggut-
manggut. “Ehem! Begini Neng Kunti, sebenernya kita
tuh ga serem-serem amat, tapi kita dikutuk sama
manusia, makanya kita jadi serem begini.”

“Maksud Abang? Manusia dikasih kekuatan buat
ngutuk kita?”

“Oh bukan, maksudku begini Neng Kunti…wujud kita
itu dibentuk oleh persepsi manusia…”

“Persepsi itu…semacem acara kawinan gitu ya Bang?”
potong Kunti.

“Itu mah resepsi kaleee….!! Dohh, plis deh ah….”

“Owh, salah yah? Terus? Terus? Lanjutkan Bang…”

“Nah, masalahnya, banyak anak manusia yang dari
kecil udah sering ditakut-takutin sama orang tuanya.

Kalo anak-anak masih pada maen di luar ketika hari
menjelang malam, mereka suka dipaksa masuk sambil
dibilangin, “Ayo cepet masuk nak, hiii tatuutt, nanti
ada setan loh, nanti digigit brondong…eh nenek
grondong loh, nanti diculik kalong wewe loh, enak toh,
mantep toh…” kayak gitu loh Neng Kunti…”

“Oooo…gitu toh. Terus cuma karena gitu doang
mereka jadi takut sama kita?”

“Oh itu belum seberapa Neng Kunti, ada yang lebih
parah lagi. Selain anak-anak diceritain betapa
seremnya kita, sinetron-sinetron sama film-film horror
juga ikut ngebentuk wujud kita dalam pikiran manusia,
bahwa seseram itulah kita dan sejahat itulah kita,
sampe kita diceritain suka bunuh orang segala, kita
udah dipitnah habis-habisan Neng Kunti…”

“Kalo gitu…mestinya wujud Bang Pocong juga ga
dibungkus kayak permen gini dong?”

“Mending kalo kayak permen! Ini kayak bantal guling!

Sakit hati aku disamain kayak bantal guling! Emang
orang pikir aku mau dibungkus-bungkus kayak gini?

Udah gitu ga bisa ngapa-ngapain, bisanya cuma
loncat doang. Tersiksa tahu pake kostum kayak gini!”
rutuk Pocong.

“Terus gimana dong biar kita bisa lepas dari kutukan
wujud seram ini?” tanya Kunti.

“Hmmm…sayangnya agak sulit Neng Kunti. Selama
masih banyak manusia yang menganggap kita sebagai
mahluk seram yang lebih berkuasa dari mereka, kita
akan sulit lepas dari kutukan ini. Emang sih ada juga
di antara kita yang jahat yang suka usilin orang, tapi
orang beriman mah aman dah. Lagipula kan ga semua
bangsa jin jahat. Tapi dalam film aku suka difitnah
jahat, film tentang aku beredar begitu banyaknya, ada tali pocong perawan, pocong vs kuntilanak, pocong 2,
sumpah pocong, dll…emangnya gua pocong ganteng apaan?”

“Terus gimana dong Bang? Aku kan ga mau manusia
terus-terusan salah resepsi tentang bangsa kita…”

“Hmm…kita berpikir positif aja Neng Kunti. Itu langkah
awal yang selalu dilakukan manusia sukses dalam
mencapai impiannya.”

“Caranya?”

“Caranya…tukarkan 3 bungkus kosong rinso ke
warung-warung terdekat, lalu perhatikan apa yang
terjadi…”

“Yang terjadi semua pada lari!” omel Kunti.

“Becanda Neng Kunti. Ya kita berharap saja suatu hari
nanti semua manusia akan menyadari bahwa tak ada
gunanya lagi takut sama kita-kita ini. Jadi kita harus
membuat visi
dan misi untuk menjadi mahluk yang
tidak lagi ditakuti, untuk itu kita harus berani
bermimpi!”

“Tapi kalo cuma mimpi doang mah kapan terjadinya
Bang. Harus take action dong! Kan katanya take
action miracle happen, no action nothing happen!”
sergah Kunti.

“Iya sih, tapi kan….”

“Ah sudahlah…aku mau take action sekarang juga!”

Kunti pun beranjak dari tempat duduknya.
“Eh, mau kemana Neng Kunti? Tungguuu!! Aku…aku
padamuuu…!!”

Kunti tak menggubris, dia langsung terbang ke tepi
jalan raya. Disaat itu sebuah motor lewat. Kunti pun
langsung menampakkan diri.

CKIIIITT! GUBRAAAKK!! Si pengemudi motor jatuh
akibat mengerem mendadak saking kagetnya.

“SETAAAAAAAAAAN!!” Teriak pengemudi motor itu
ketakutan sambil berusaha berdiri tapi tak bisa karena
lututnya lemas.

“Hai cowoook!!” sapa Kunti sambil melambaikan
tangan dan melempar senyum termanisnya. Tapi di
telinga manusia, sapaan Kunti terdengar sebagai tawa
yang berbunyi, “Hiiiihihihihihihi…!!”

“WAAAAAAA!! KUNTILANAAAK!!” si pengemudi motor
langsung terkencing-kencing.

“Mas! Mas! Jangan takut Mas! Kita ga jahat kok! Kita
kan pren!” seru Pocong yang datang menyusul sambil
loncat-loncat.

“WAAAAA!! POCOOOOOOONGG!!” dan pingsanlah orang
itu.

“Yaah…gagal maning son…” Kunti terduduk lesu.

“Sudahlah Neng Kunti…emang seseram itulah wujud
kita-kita dalam pikiran mereka ini. Jadi ga usah
maksain diri, lebih baik kita pergi, terus kita lari-lari di
bawah pohon kenari sambil bernyanyi dan menari tuk
menghibur hati…” hibur Pocong sambil menyeringai.
“Film India kaleee…” jawab Kunti sambil melayang
pergi.

“Yuk mareee…” kata pocong melompat mengikuti.

Catatan M. Goen

Posted in Uncategorized | Leave a comment

15 Prinsip dlm mengenal Jin

15 PRINSIP ISLAM DALAM MENGENAL JIN

1. Al Qur’an dan As Sunnah adalah sumber
kita dalam mengenal masalah ghoib. Setiap
informasi tentang yang ghoib selain dari
keduanya harus kita tolak, kecuali yang
selaras dengan ajaran Al Qur’an dan As
Sunnah. Kita tidak boleh mendahului Al
Qur’an dan As Sunnah atau lancing terhadap
keduanya (Qs. Al Hujurat: 1)
Artinya:
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu
mendahului Allah dan Rasul-Nya dan bertakwalah
kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar
lagi Maha Mengetahui.

2. Jin diciptakan dari percikan api neraka
sebelum manusia diciptakan (Qs. Ar
Rahman: 15)
Artinya:
dan Dia menciptakan jin dari nyala api.

3. Iblis adalah keturunan jin yang
membangkang dari perintah Allah SWT, dia
bukan dari golongan malaikat. (Qs. Al Kahfi:
50)
Artinya:
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para
malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam”, maka
sujudlah mereka kecuali iblis. Dia adalah dari
golongan jin, maka ia mendurhakai perintah
Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan
turunan-turunannya sebagai pemimpin selain
daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu?
Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (Allah)
bagi orang-orang yang zalim.

4. Allah SWT. menciptakan jin dan manusia
dengan satu tujuan yaitu mengabdi kepada
Allah SWT. (Qs. Ad Dzariat: 56)
Artinya:
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia
melainkan supaya mereka menyembah-Ku.

5. Jin dapat melihat manusia sedangkan
manusia tidak dapat melihat jin (Qs. Al
A’raf: 27)
Artinya:
Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat
ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah
mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia
menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk
memperlihatkan kepada keduanya `auratnya.
Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat
kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa
melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah
menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpin
bagi orang-orang yang tidak beriman.

6. Syaitan adalah sebutan bagi pembangkang
dari golongan jin dan manusia, sebagai
musuh bagi orang yang beriman. (Qs. Al
An’am: 112)
Artinya:
Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu
musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia
dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan
kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan
yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jikalau
Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak
mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan
apa yang mereka ada-adakan.

7. Jin adalah umat seperti manusia ada yang
baik dan ada yang jahat. Ada yang mukmin
dan ada yang kafir, agama mereka berbeda
beda, tetapi mereka harus tetap
mengikuti syariat (Qs. Al Jin: 11)
Artinya:
Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang
yang saleh dan di antara kami ada (pula) yang tidak
demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang
berbeda-beda.

8. Jin tidak boleh menampakkan diri kepada
manusia, kecuali karena ilmu sihirnya atau
karomah dari Allah kepada jin yang
bertaqwa. Demikian pula manusia tidak
dapat melihat jin kecuali melalui cara sihir
atau kerasukan atau mendapat karomah dari
Allah (Qs.Al Jin:26-27)
Artinya:
(26) (Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang
ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada
seorangpun tentang yang ghaib itu. (27) Kecuali
kepada rasul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya
Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di
muka dan di belakangnya.

9. Setiap manusia dikuti oleh dua qorin dari
malaikat dan jin. Qarin malaikat selalu
membisikkan kebaikan sedangkan dari jin
ada yang kafir dan ada yang muslim,
sedangkan qorin dari jin yang mendampingi
Rasulullah SAW. telah masuk Islam ( Al
hadist)

10. Memohon perlindungan kepada jin adalah
haram, setiap meminta perlindungan terhadap
dirinya, kesehatannya, agamanya dan sebagainya.
(Qs.Al Jin: 6)
Artinya:
Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di
antara manusia meminta perlindungan kepada
beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu
menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.

11. Jin bisa merasuk ke dalam jasad manusia dan
mengalir dalam tubuh manusia melalui aliran darah
(Al Hadist)

12. Syaitan atau jin membangkang tidak akan
mampu menguasai orang yang beriman dan selalu
bertawakkal kepada Allah (Qs. An Nahl: 99)
Artinya:
Sesungguhnya syaitan ini tidak ada kekuasaannya
atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal
kepada Tuhannya.

13. Orang yang beriman dan tidak mencampuri
keimanannya dengan syirik mereka mendapat
jaminan keamanan dan jaminan petunjuk dari Allah
SWT.(Qs. Al An’am: 82)
Artinya:
Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur
adukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik),
mereka itulah orang-orang yang mendapat
keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang
mendapat petunjuk.

14. Golongan jin terhadap manusia dengan
merasuk ke dalam jasadnya adalah tindakan
Dzolim. Terapinya adalah dengan cara
membersihkan keimanannya dan meluruskan
ibadahnya dengan memperbanyak dzikir.

15. Terapi secara syar’i adalah bagian dari jihad fi
sabilillah melawan syaitan. Maka kita haruslah
terapi istiqomah di atas jalan yang haq.

Posted in Uncategorized | Leave a comment